Acara deklarasi Fauzi Bahar untuk bakal calon Kepri dua Jumat (13/3) di Golden Prawn Batam. (LKN/IST)

BATAM, LIPUTANKEPRINEWS.COM – Kontestasi pesta politik Kepri 2020, terus menghangat. Beberapa figur, terus bermunculan untuk mengikuti pesta politik yang akan digelar 23 September 2020 mendatang. Tak hanya itu, bakal calon wakil gubernur Kepri Fauzi Bahar digadang-gadangkan satu langkah lagi bakal dapat pasangan.

Keseriusan Fauzi Bahar juga terus mengalir deras. Pada Jumat (13/3/2020) di Golden Prawn Bengkong Laut, Batam menggelar deklarasi akbar untuk Fauzi Bahar menuju Kepri 2. Tak tanggung-tanggung, masyarakat Batam, Kepri dan luar Kepri dari berbagai penjuru tumpah ruah di ruangan itu.

Dukungan untuk mantan Wali Kota Padang selama dua periode ini, tidak saja hanya datang dari Kepri. Namun dari luar Kepri juga datang. Antara lain mantan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Irama Putra, Wali Kota Solok.

Selanjutnya Bupati Pasaman Barat, Sadiq Pasadigu Mantan Bupati Tanah Datar. Bupati Padang Pariaman Ali Muhni, Bupati Solok Gusmal, Bupati Agam Indra Catri, Amril Amir WakilbKetua DPRD Padang, Faisal Nasir Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Padang, dan Ibrani Pengacara.

Lalu apa yang mendorong Fauzi Bahar bertarung? Berlatar belakang militer berpangkat terakhir Letnan Kolonel Laut, ia ingin Kepri berdikari mamajukan perikanan dan kelautan. Dan meningkatkan ekonomi kemasyarakatan.

“Perlu dipahami bahwa, meski saya ini mantan Wali Kota Padang dua periode, tapi istri saya adalah orang Anambas, Kepri. Jadi ful jiwa raga ini untuk Kepri. Saya melihat peluang Kepri sebagai negara berbatasan dengan beberapa negara tetangga dan menghadap langsung selat Malaka. Artinya, ada kesempatan mengelola betul daerah ini dengan baik,” kata ayah dari tiga anak ini.

“Tentu bermuara pada kesejahteraan masyarakat Kepri. Kalau soal saya dipimpin sudah biasa. Saya ini mantan prajurit TNI. Harus tunduk kepada atasan. Jadi bagi saya, jadi orang nomor dua why not? Saya hanya ingin mengabadikan diri untuk berbuat untuk kesejahteraan bersama Gubernur Kepri kelak,” lanjutnya.

Ia mengatakan, ada beberapa figur yang sudah melakukan lobi-lobi politik terhadap dirinya. Ia pun gamblang mengatakan, jika ia tidak menempatkan diri sebagai Kepri satu dengan berbagai pertimbangan. Lalu siapa yang mendekati Fauzi Bahar?

Diakui, untuk saat ini masih belum ia buka ke publik. Hanya saja kata dia, yang namanya politik pasti dinamis. Bagi Fauzi, siapapun pasangannya kelak, ia akan pertimbangankan. Yang ia fikirkan saat ini adalah, bagaimana ia kelak berbuat dan berfikir jika kelak terpilih menjadi Kepri dua. “Itu jauh lebih berat,” ujarnya tersenyum.(tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here